Reksa Dana Investasi Terbaik, Mudah dan Menguntungkan

Posted on

Investasireksadana.info – Investasi Reksadana merupakan suatu kegiatan menyimpan dalam bentuk uang, benda, atau yang memiliki nilai, bertujuan memperoleh keuntungan di masa mendatang.

Atau dengan kata lain penanaman modal.

 

Kali ini Investasireksadana.Info akan menjelaskan salah satu jenis investasi yakni Investasi reksadana.

 

Apa itu Investasi Reksadana?

investasi reksa dana

Pengertian reksa dana adalah suatu sarana (wadah) dalam menghimpun dana kolektif masyarakat yang digunakan dalam berbagai jenis instrumen investasi.

Bagi kebanyakan orang sulit untuk mengaksesnya seperti obligasi, saham atau bahkan deposito.

 

Badan usaha yang mengelola dana yang telah dikumpulkan oleh persahaan investasi tersebut di namakan Manajer Investasi (MI).

Saat ini ada 85 manajer investasi yang telah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Pada awalnya dulu reksadana dijual oleh manajer investasi secara langsung dengan melatih karyawannya untuk memasarkan produk reksa dana-nya.

Namun sekarang banyak bank-bank dan perusahaan asuransi yang mulai menjual reksa dana secara online seperti Reksa dana Mandiri, Reksa  dana Bca, Reksa dana Commonwealth, Reksa dana BRI, Reksa dana Panin, Manulife Reksa dana dan lainnya.

 

Banyak nasabah bank dan asuransi yang berpindah ke reksa dana, ini karena tingkat return yang tinggi bila dibanding deposito.

Sehingga membuat reksa dana semakin berkembang dari tahun ke tahun.

 

Keuntungan dan kelebihan investasi reksadana

 

Anda pasti pernah mendengar yang namanya investasi saham.

Dengan return (keuntungan) yang sangat besar, tapi sebaliknya Anda juga pasti tau bahwa resiko (kerugian) dari bermain saham sangatlah tinggi jika melakukan investasi di pasar modal (dalam hal ini saham).

 

Selain faktor di atas dibutuhkan pengetahuan yang mumpuni mengenai trading di bursa saham.

Tidak menutup kemungkinan pengalaman juga berperan penting dan waktu untuk terus memantau perkembangan pasar saham.

 

Bagaimana jika Anda adalah hanya seorang karyawan, mahasiswa atau PNS?.

Ditambah lagi dengan modal yang tentu saja tidak sedikit untuk menjajal bermain di lantai bursa.

 

Mungkin bisa sampai jutaan itu pun hanya satu jenis produk saham dengan minimum pembelian.

Pasti bikin ciut nyali Anda bukan?

 

Padahal keuntungan berinvestasi di pasar saham sangat lumayan.

Lantas apa yang sebaiknya Anda lakukan?.

 

Ternyata Reksa dana adalah solusi tepat untuk Anda.

Salah satu jenis Reksa dana yakni Reksa dana saham yang mana Anda juga bisa merasakan investasi di lantai bursa saham.

 

Namun dengan modal yang ringan dan terjangkau, dan nantinya modal Anda akan di kelola oleh Manajer Investasi (MI) yang pastinya mereka adalah orang-orang yang memang ahli dibidangnya.

 

Keuntungan reksa dana

Salah satu Keuntungan reksa dana adalah Anda bisa berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange(IDX).

 

Hanya dengan bermodalkan dana yang sangat terjangkau yakni sebesar 100 rb Anda sudah dapat ikut berinvest di bursa saham.

Bandingkan bila investasi saham secara langsung yang mana membutuhkan sedikitnya 10 juta bahkan lebih yang harus disetorkan kepada broker.

 

Jenis jenis produk Reksa dana

 

Pada uraian di atas adalah contoh ilustrasi dari reksa dana saham yang notabene memiliki resiko tinggi tapi juga high return.

Untuk Anda yang baru akan memulai melakukan investasi di Reksa dana harus kenal terlebih dahulu mengenai jenis reksa dana.

 

Mungkin Anda ingin berinvestasi pada instrumen selain Reksa dana saham yang agresif, tentu saja ada pilihan lainnya.

Reksa dana secara umum terdiri atas 4 jenis yaitu:

  1. Reksa dana Pasar Uang
  2. Reksa dana Pendapatan Tetap – ETF
  3. Reksa dana Saham
  4. Reksa dana Campuran – Mixed/Dana berimbang

jenis investasi reksadana
Gambar: Investasi-saham.cоm

Reksa dana Pasar Uang

Di dalam Reksa dana pasar uang ini, manajer investasi akan mengalokasikan semua dana Anda ke dalam instrumen pasar uang.

Yang termasuk investasi pasar uang diantaranya: Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Deposito, dan Surat utang (Obligasi) dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun.

 

Reksa dana Pendapatan Tetap

 

Kalau pada investasi reksadana pendapatan tetap, manajer invesatsi akan mengalokasikan sebagian besar dana Anda pada Surat utang (Obligasi), lalu sisanya pada instrumen lain seperti: saham tau pasar uang.

 

Reksa dana Saham

 

Seperti sudah dijelaskan pada ilustrasi sebelumnya, bahwa reksadana saham adalah Manajer investasi mengalokasikan sebagian besar modal anda ke dalam saham.

Sedangkan sisanya ke dalam instrumen pendapatan tetap dan pasar uang.

 

Reksa dana Campuran

Reksadana campuran adalah Manajer investasi melakukan alokasi dana Anda secara seimbang ke dalam Obligasi dan saham.

 

Adapun jenis reksa dana lainnya

  1. Reksa dana Terproteksi
  2. Reksa dana Syariah

 

Setelah Anda lihat ke-empat jenis reksadana di atas, tampak terdapat perbedaan pengalokasian dana Anda oleh manajer investasi.

Dalam pepatah di dunia investasi keuntungan akan selalu berbanding lurus dengan kerugian. High Risk High Return yang berarti semakin tinggi keuntungan yang akan diperoleh, semakin tinggi juga resiko kerugian yang akan Anda tanggung.

 

Urutan jenis reksa dana dengan resiko tertinggi sampai rendah adalah

  1. Reksa dana saham
  2. Reksa dana Campuran
  3. Reksa dana Pendapatan Tetap
  4. Reksa dana Pasar Uang

 

Bisa dilihat bahwa jenis reksa dana yang memiliki resiko dan keuntungan tinggi adalah reksa dana Saham dan menurun dengan yang paling kecil resikonya adalah Reksa dana Pasar Uang.

 

Lantas mana yang harus saya pilih?

Untuk memilih jenis reksa dana  yang sesuai, semua kembali pada resiko dan jangka waktu investasi Anda.

Jika tujuan Anda investasi adalah untuk jangka panjang, maka sebaiknya ambil Reksa dana Saham.

 

Meski Reksa dana saham mempunyai resiko tinggi, tetapi akan dapat ditekan dengan jangka waktu invesatsi yang panjang.

Contohnya jika Anda ditahun ini Anda mengalami minus , bisa saja dalam beberapa tahun kemudian return yang Anda peroleh bisa menutup kerugian di tahun sebelumnya.

 

Meskipun nilai saham selalu naik dan turun dalam jangka waktu yang relatif pendek, tetapi nilai saham akan cenderung naik tiap tahunnya.

Jangka waktu reksa dana

 

Jangka waktuReksadana
< 1 tahunReksadana Pasar Uang
1-3 tahunReksadana Pendapatan Tetap
3-5 tahunReksadana Campuran
> 5 tahunReksadana Saham

Setelah mengetahui apa itu reksa dana, bagaimana cara kerja, resiko (kerugian) , return (keuntungan) dan jangka waktu investasi sekarang Anda bisa menentukan reksadana apa yang memang sesuai untuk Anda.

Semoga Artikel ini bermanfaat dan selamat berinvestasi.

 

Simpan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *