Reksa Dana Pasar Uang: Investasi Mudah dan Menguntungkan

Posted on

reksa dana pasar uang

 

Anda ingin berinvestasi namun takut dengan risikonya, mengapa tidak melakukan investasi reksa dana pasar uang saja?.

Reksa dana pasar uang selain menguntungkan juga mempunyai resiko yang kecil dan bahkan hampir sama kecil risikonya ketika berinvestasi pada emas atau tabungan deposito.

 

Sebelum anda mulai untuk berinvestasi pada reksa dana pasar uang, pelajari terlebih dahulu apa kelebihan dan kekurangan reksa dana pasar uang.

Meski pada umumnya banyak masayarakat yang justru lebih memilih untuk menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan deposito sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman.

 

Baca Juga: Jenis Reksa Dana Yang Menguntungkan Hingga Yang Paling Aman

 

Meski deposito telah dijamin oleh pemerintah tetapi keputusan tersebut kurang tepat.

Pada kenyataannya berinvestasi di reksa dana pasar uang ternyata lebih unggul daripada tabungan deposito.

 

Berikut ini kelebihan reksa dana pasar uang dibandingkan deposito.

 

1. keuntungannya lebih besar

 

Keuntungan dari reksa dana lebih tinggi karena dana investasi anda di tempatkan pada instrumen pasar uang.

Pasar uang merupakan pasar transaksi keuangan, yang mana instrumen tersebut sifatnya likuid (mudah dicairkan).

 

Pasar uang umumnya memiliki jangka waktu kurang dari setahun.

Bila berinvestasi pada reksa dana pasar uang anda tidak perlu bingung bagaimana memasukan dana investasi ke pasar uang.

 

Nantinya semua akan diurusi dan dikelola oleh manajer investasi (MI).

Sedangkan instrumen dalam reksa dana pasar uang yang biasanya dibeli oleh manajer invesatasi bisa berupa:

  • sertifikat deposito
  • deposito berjangka
  • surat pengakuan utang
  • surat berharga pasar uang
  • surat berharga komersial
  • sertifikat bank indonesia (SBI)
  • obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun
  • dan instrumen-instrumen pasar uang lainnya.

 

2. Dikelola oleh para ahli dibidangnya

 

Setelah berinvestasi di reksa dana anda tidak perlu khawatir karena dana yang kita investasikan akan dikelola secara profesional oleh manajer invesatasi (MI).

Untuk menjadi manajer investasi juga melalui syarat dan ketentuan dari otoritas jasa keuangan (OJK).

 

Termasuk juga dengan produk reksa dana yang harus melalui persyaratan sebelum di tawarkan ke publik.

 

3. Modal yang dibutuhkan rendah

 

Jika dibandingkan anda menyimpan uang dalam bentuk deposito dan ingin memperoleh keuntungan yang lebih, maka modal nya juga harus besar.

Ada nominal tertentu bila anda ingin menympan uang dalam bentuk deposito.

 

Baca Juga: Investasi Yang Cocok Bagi Investor Pemula

 

Paling tidak anda butuh minimal 5 juta, karena kurang dari itu bisanya pihak bank akan menolak.

Bila ingin hasil yang menguntungkan, setidaknya butuh uang 50 juta.

 

Sedangkan bila dengan investasi reksa dana pasar uang anda bisa memulai investasi reksa dana cukup hanya dengan uang 100 ribu.

 

4. Akses lebih mudah

 

Sekarang ini reksa dana banyak yang memberikan layanan berbasis online.

Sehingga anda dapat memantau investasi reksa dana yang anda punya.

 

Reksa dana online dapat diakses tidak hanya memalui kompetr/pc tetapi juga bisa melalui smartphone.

 

5. Bebas biaya / denda

 

Bila anda ingin mencairkana reksa dana pasar uang bisa lakukan kapan saja tanpa jatuh tempo, bahkan tidak ada biaya pencairan.

Berbeda dengan deposito yang ketika pencairan akan mendapatkan potongan 2% dan denda tersebut akan lebih besar jika dicairkan sebelum jatuh tempo.

 

Dengan kemudahan tersebut reksa dana pasar uang bisa kita cairkan kapanpun, baik setahun, sebulan atau bahkan sehari juga bisa.

 

Risiko reksa dana pasar uang

 

Investasi reksa dana pasar uang risikonya sama kecilnya dengan deposito, namun keuntungannya jauh lebih besar.

Secara mayoritas sebagian besar dana reksa dana pasar uang diinvestasikan pada deposito perbankan sehingga lebih aman.

 

Mengapa reksa dana pasar uang lebih tinggi dari deposito?

 

Meski sama sama menaruh dana pada investasi perbankan tetapi hasil yang diberikan berbeda.

Hal ini disebabkan posisi tawar yang berbeda, jika anda mendepositokan dana 10 juta maka bank hanya akan memberikan suku bunga normal.

 

Baca Juga: 5 Alasan Harus Pilih Investasi Reksa Dana

 

Berbeda dengan reksa dana yang nota bene kumpulan dana dari banyak investor sehingga dana yang ditempatkan dalam deposito bisa mencapai puluhan hingga ratusan miliar.

Sehingga bank akan memberikan tingkat bunga yang jauh lebih tinggi.

 

Berinvestasi tetap tidak lepas dari yang namanya risiko, meskipun kecil and tetap harus menentukan produk reksa dana pasar uang yang mempunyai risiko paling kecil.

Hal ini bisa dilihat dari prospektus pada produk reksa dana pasr uang yang di tawarkan.

 

Semoga artikel tentang profil reksa dana pasar uang ini berguna untuk anda, selamat berinvestasi di reksa dana pasar uang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *